BAB 1
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Minute Maid adalah lini produk minuman
yang memproduksi brand minuman jus segar selama lebih dari 60 tahun. Minute
Maid berkomitmen untuk selalu menghadirkan minuman jus berkualitas penuh
nutrisi dengan rasa yang disukai semua orang. Minute Maid sendiri baru masuk ke
Indonesia pada tahun 2008 dengan meluncurkan produk Minute Maid Pulpy rasa
orange yang diproduksi PT. Coca-Cola Bottling Indonesia. Produk minuman ini
memiliki kesegaran rasa jeruk dan bulir (pulp) jeruk asli yang lezat dan
dikemas dalam botol PET yang unik. (Membuat Jus Selama Lebih dari 60 Tahun,
n.d.).
Selama 10 tahun ini, Minute Maid semakin
berkembang dengan adanya 5 produk, yaitu Pulpy, Fruit Bite, Homestyle, Refresh,
dan Nutriboost. Pada bulan September 2016, Minute Maid Pulpy hadir dengan label
baru, yaitu bulir jeruk yang lebih banyak dan lebih terasa bulirnya dibandingkan
dengan yang sebelumnya dengan slogan "Sensasi Bulirnya Melimpah".
Peluncuran produk-produk baru dari Minute Maid menggunakan media promosi agar
dapat dikenalkan kepada masyarakat. Media promosi ini dapat berupa poster
maupun iklan di televisi. Selama 1 dekade ini, Minute Maid telah mengeluarkan
berbagai jenis iklan setiap tahunnya dengan konsep yang berbeda untuk
mengenalkan produk barunya, maupun untuk mempromosikan produk lamanya kembali.
Setiap iklan yang diluncurkan tentu memiliki tujuan. Unsur-unsur visual yang
diberikan juga harus mampu menarik minat masyarakat untuk berpikir dan
mengambil suatu tindakan. Hal ini menarik untuk diteliti untuk mengetahui
tujuan iklan Minute Maid Pulpy ini, Bagaimana unsur visual poster dan iklan
Minute Maid Pulpy secara denotative, serta apa makna yang sesungguhnya
terkandung dalam iklan Minute Maid Pulpy?
BAB
2
LANDASAN
TEORI
A.A. PENGERTIAN
IKLAN
Iklan merupakan bagian dari komunikasi
karena pada dasarnya iklan merupakan proses penyampaian pesan. Pesan tersebut
berisi informasi tentang suatu produk baik barang maupun jasa. Iklan
disampaikan secara persuasi dan bertujuan untuk memengaruhi khalayak. Maka,
biasanya iklan disampaikan melalui media massa baik cetak maupun elektronik
agar dapat diterima oleh khalayak luas secara serempak. Dapat dikatakan pula
iklan merupakan jenis komunikasi nonpersonal, senada dengan beberapa definisi
iklan berikut ini.
1. Iklan adalah komunikasi komersial dan
nonpersonal tentang sebuah organisasi dan produk-produknya yang ditransmisikan
ke suatu khalayak target melalui media yang bersifat massal, seperti televisi,
radio, koran, majalah, direct mail, reklame luar ruang, atau kendaraan umum
(Lee dan Johnson, 2007: 3).
2. Iklan adalah salah satu bentuk
komunikasi yang terdiri atas informasi dan gagasan tentang suatu produk yang
ditujukan kepada khalayak secara serempak agar memperoleh sambutan baik, iklan
berusaha untuk memberikan informasi, membujuk dan meyakinkan (Sudiana, 1986:
1).
Banyak jenis iklan yang masing-masing
memiliki karakte ters dan konsep kreatif pesan del Sabu tersebut dapat diterima
khalayak. Dalam produksi iklan perstitions yang obsesif dan hasrat untuk
membuat setiap detail terlihat benar dan real. Proses produksi iklan selalu
diwarna dengan uplikasi dan idealisasi. Menurut Marchand, tidak ada iklan yang
ingin menangkap kehidupan seperti apa adanya, tetapi selalu ada maksud untuk
memotret ideal-ideal sosial, dan merepresentasikan sebagai sesuatu yang
normatif, seperti kebahagiaan, kepuasan (Noviani, 2002:58).
Dapat juga dikatakan bahwa iklan
merupakan salah satu bentuk komunikasi massa yang tidak hanya berfungsi sebagai
sarana promosi untuk menawarkan barang dan jasa saja, tetapi mengalami
perluasan fungsi, yaitu menjadi alat untuk menanamkan makna simbolik melalui bahasa
dan visualisasi dalam pesan iklan. Sesuai dengan karakternya, iklan merupakan
potret realitas yang ada di masyarakat sehingga dapat menyebarkan nilai-nilai
sosial, budaya, politik, dan sebagainya.
Di belakang iklan yang baik terdapat
sebuah konsep kreatif, sebuah ide besar yang membuat pesannya menjadi berbeda,
merebut perhatian, dan mudah diingat. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam hal
konsep kreatif iklan adalah sebagai berikut.
1. Teknik Memproduksi Ide
Ide untuk melupakan pekerjaan dan membiarkan
pikiran bawah sadar merenungkan gagasan-gagasan merupakan hal yang khas dalam
proses penulisan kreatif.
2. Pemikiran Lateral
Sebuah proses pemunculan gagasan lain
yang digunakan secara luas sekarang ini adalah pemikiran lateral. Proses ini
mengeksplorasi hubungan-hubungan baru, memecahkan pola- pola pemikiran mapan
untuk membangkitkan gagasan-gagasan baru dan melepaskan cara-cara pemikiran
lama karena gagasan gagasan dijungkirbalikkan dan didapatkan dalam cara-cara
baru Konsep ini disebut cara berpikir keluar dari thinking).
3. Bercerita
Iklan yang terbaik adalah berupa sebentuk pembicaraan berita iklan yang sangat persuasif dan memiliki seluruh komponen sebuah cerita pendek. Iklan tersebut memperkenalkan karakter- karakter, mengidentifikasikan keterangan dan permasalahan, mengembangkannya menuju konflik, kemudian menawarkan solusi, biasanya diberikan oleh produk atau jasa yang dipromosikan. Sebagian iklan televisi terbaik dapat disebut berupa lirik. Iklan semacam ini memiliki kualitas puitis yang menyiarkan kisah-kisah legenda atau mitos yang akrab dengan budaya khalayak target ke dalam spot-spot seringkas 15 detik (Lee dan Johnson, 2007: 170- 174).
Memaknai sebuah pesan terkadang tidak
sama antara satu orang dengan orang lainnya. Terkadang pesan iklan dibuat
sedemikian unik sebagai bentuk kreativitas pembuatnya, yang justru hanya berupa
representasi suatu fenomena yang harus dimaknai oleh penonton atau olitik
pembaca iklan tersebut. Dalam kaitannya dengan semiotika, iklan dapat dimaknai
menggunakan teori dan metode semiotika
A. B. PENGERTIAN PERIKLANAN
a. Pengertian
Periklan
Periklanan
adalah suatu bentuk komunikasi pemasaran yang dirancang untuk menyampaikan
pesan promosi kepada target audiens dengan tujuan mempengaruhi perilaku mereka.
Tujuan utama periklanan adalah mempromosikan, meningkatkan kesadaran, dan
memotivasi konsumen untuk mengambil tindakan tertentu terkait produk, layanan,
merek, atau ide yang diiklankan.
Berikut
adalah beberapa poin kunci yang merangkum pengertian periklanan:
1. Komunikasi Pemasaran: Periklanan merupakan bentuk komunikasi pemasaran yang bertujuan untuk menyampaikan pesan yang dirancang secara strategis untuk mencapai tujuan bisnis tertentu
2. Target AudiensPesan periklanan ditujukan kepada target audiens atau konsumen potensial yang diidentifikasi sebagai pasar yang relevan untuk produk atau layanan yang diiklankan.
3. Media: Pesan periklanan dapat disampaikan melalui berbagai media, termasuk media cetak (seperti surat kabar dan majalah), media elektronik (seperti radio dan televisi), media online (seperti iklan di internet), media luar ruang (seperti billboard), dan lain sebagainya.
4. Tujuan Pemasaran: Tujuan periklanan dapat bervariasi, termasuk meningkatkan penjualan, membangun kesadaran merek, meningkatkan preferensi konsumen, mengenalkan produk baru, atau menciptakan citra positif.
5. Kreativitas Desain: Periklanan sering kali melibatkan elemen kreatif seperti desain grafis, penulisan copy, dan penggunaan elemen visual untuk menarik perhatian audiens.
6. Branding: Periklanan berkontribusi pada proses branding dengan menciptakan dan memperkuat identitas merek melalui pesan dan citra yang disampaikan.
7. Biaya Dan ROI: Pengembangan dan penempatan iklan melibatkan biaya tertentu, dan keberhasilan kampanye sering diukur dengan Return on Investment (ROI) atau metrik lainnya yang relevan.
8. Panggilan Untuk Tindakan: Banyak iklan mencakup panggilan untuk tindakan yang mendorong konsumen untuk melakukan sesuatu, seperti membeli produk, mengunjungi situs web, atau mendaftar untuk penawaran khusus.
Periklanan
merupakan bagian integral dari strategi pemasaran suatu perusahaan atau
organisasi untuk mencapai tujuan bisnisnya dan membangun hubungan dengan
konsumen
b. Pengertian
iklan menurut para ahli
1.
Menurut
Philip Kotler (2008). Periklanan adalah semua bentuk terbayar dari presentasi
nonpribadi dan promosi ide, barang, atau jasa oleh sponsor tertentu. Menurut
Philip Kotler (2008). Periklanan adalah semua bentuk terbayar dari presentasi
nonpribadi dan promosi ide, barang, atau jasa oleh sponsor tertentu.
2.
Menurut
Monle Lee dan Carla Johnson (2004). Periklanan adalah komunikasi komersil dan
nonpersonal tentang sebuah organisasi dan produk-produknya yang ditransaksikan
ke suatu khalayak target melalui media bersifat massal seperti televisi, radio,
koran (surat kabar), majalah, direct mail (pengeposan langsung), reklame luar
ruangan, atau kendaraan umum
3.
Tujuan
periklanan menurut Kotler dan Armstrong (2008 :151), dalam buku prinsip-prinsip
pemasaran adalah tugas komunikasi spesifik yang dicapai dengan pemirsa sasaran
tertentu selama periode waktu tertentu, dan selanjutnya akan dijelaskan
fungsi-fungsi dari periklanan
A.
C. TEORI SEMIOTIKA YANG DIGUNAKAN
Menurut Frank Jefkins (1997, 245)
prinsip dasar desain yang diterapkan pada media iklan adalah hukum layout
desain, yaitu : Hukum Kesatuan, Hukum Keberagaman, Hukum Keseimbangan, Hukum
Ritme, Hukum Harmoni, Hukum Proporsi, Hukum Skala dan Hukum Penekanan (Sopari,
2010).
- Hukum Kesatuan (Law of Unity) Semua bagian layout harus menyatu untuk membentuk keseluruhan layout.
- Hukum Keberagaman Dalam suatu layout harus ada
sesuatu yang kontras atau perbedaan yang mencolok.
- Hukum Keseimbangan Keseimbangan optis misalnya
headline menempati sepertiga bagian dan teks bacaan menempati dua per tiganya.
- Hukum
Ritme/Irama Media iklan harus menimbulkan kesan gerakan sehingga mata pembaca
dapat dibawa dan diarahkan ke seluruh bagian (visual hierarchy).
- Hukum Harmoni Berbagai macam bentuk, bangun,
warna, tekstur, dan elemen lain disusun secara seimbang dalam suatu komposisi
agar enak dipandang.
- Hukum
Proporsi
Jenis huruf yang digunakan harus sesuai dengan
lebarnya naskah.
- ·
Hukum Skala (Law of Scale)
- Jarak penglihatan (visibility) tergantung pada skala tone dan warna.
- ·
Hukum Penekanan
- Emphasize salah satu bagian yang ingin ditonjolkan.
Teori Semiotik (Unsur
Visual dan Makna yang Terkandung)
Semiotik adalah ilmu yang mempelajari tanda
dalam kehidupan manusia. Semua yang hadir dalam kehidupan dilihat sebagai
tanda, sesuatu yang harus diberi makna. Konsep tanda digunakan untuk melihat
makna yang muncul. Tanda adalah kesatuan dari suatu bentuk penanda (signifier)
dengan sebuah ide/penanda (signified). Semiotik dapat diterapkan dalam berbagai
bidang kehidupan. (Lantowa, Marahayu, & Khairussibyan, 2017). Menurut
Charles Sander Peirce, kehidupan manusia dicirikan oleh adanya pencampuran
tanda. Manusia hidup dengan berkomunikasi sehari-hari. Dalam keberlangsungan
komunikasi tersebut manusia saling bertukar tanda, baik secara verbal maupun non-verbal.
Selain bertukar tanda, manusia juga melakukan penafsiran dari tanda itu sendiri
(Danesi, 2004).
Ikon adalah tanda yang mengandung
kemiripan rupa sehingga dapat dikenali oleh pemakainya (Budiman, 2004).
Persepsi manusia berpengaruh dalam penafsiran dan pembentukan ikon ini.
Sedangkan Indeks adalah tanda yang berkaitan dengan hal kasual-mewakili sumber
acuan dengan cara mengaitkannya secara eksplisit atau implisit (Danesi, 2004).
Indeks memiliki 3 jenis, takni indeks ruang, indeks temporal, dan indeks
persona.Serta simbol adalah tanda yang berkaitan dengan penanda dan petandanya.
Simbol merupakan tanda yang telah disepakati oleh para penanda sebagai acuan
umum. Menurut Roland Barthes, semiotika memiliki beberapa konsep inti, yaitu
signification, denotation dan connotation, dan metalanguage atau myth.
Signification merupakan sebuah proses yang berupa tindakan, mengikat signifier
dan signified dan menghasilkan sebuah tanda. Denotation adalah tingkatan
pertama dari signification yang terdiri atas signifier dan signified.
Denotation merupakan apa yang dipikirkan, bersifat tetap, dan memiliki makna
secara universal. Sedangkan connotation adalah tingkat kedua dari signification
yang berisi perubahan makna atau bukan makna sesungguhnya. Myth adalah signification
dalam tingkatan connotation. Mitos merupakan sebuah tanda dalam sistem pertama
yang menjadi signifier pada sistem kedua. Menurut Barthes, tanda adalah sistem
pertama, atau bahasa, sebagai bahasa obyek, dan mitos sebagai metalanguage.
BAB
3
ANALISA
IKLAN
A.
A. MENDEFINISIKAN OBJEK IKLAN
Minute Maid Pulpy adalah merek minuman
buah yang sering menggunakan objek iklan berupa botol berwarna orange dan
gambar jeruk sebagai bagian dari identitas visualnya. Berikut adalah
identifikasi objek iklan Minute Maid Pulpy berdasarkan deskripsi yang Anda
berikan:
1. 1. Objek iklan
- Botol Bewarna Orange : Botol berwarna orange menjadi elemen visual penting dalam iklan Minute Maid Pulpy. Warna orange mencerminkan warna jeruk, yang sesuai dengan rasa minuman buah yang diiklankan.
- Gambar Jeruk :Gambar jeruk seringkali menjadi ikon atau elemen dekoratif utama dalam iklan Minute Maid Pulpy. Jeruk mewakili bahan utama dalam minuman buah tersebu
1. 2. Makna
Dan Asosiasi
· Kesegaran Rasa Jeruk: Botol berwarna orange dan gambar jeruk
menciptakan asosiasi dengan kesegaran dan rasa jeruk alami. Ini dapat
membangkitkan citra buah-buahan segar dan memberikan kesan bahwa minuman ini
memiliki kandungan buah yang tinggi.
· Kemasan menarik: Botol berwarna orange dapat dianggap
sebagai bagian dari strategi kemasan yang menarik perhatian konsumen di rak
toko. Warna yang cerah dapat menjadi faktor pembeda dan membedakan produk di
pasar.
1. 3. Pesan
Pemasaran
- Minuman Buah Berkualitas Tinggi Melalui penggunaan botol berwarna orange
dan gambar jeruk, iklan Minute Maid Pulpy mungkin ingin menyampaikan pesan
bahwa minuman ini terbuat dari buah-buahan berkualitas tinggi dan memberikan
rasa jeruk yang autentik.
- Kesesuisan Dengan Keseleraan Konsumen: Visual botol orange dan gambar jeruk juga dapat menarik konsumen yang mencari minuman buah dengan rasa dan kesegaran jeruk yang alami.
A.
. B. MENGANALISA TEKS DALAM IKLAN
Analisis semacam ini membantu memahami
bagaimana teks iklan dirancang untuk mencapai tujuan pemasaran tertentu,
seperti meningkatkan kesadaran merek, memotivasi pembelian, atau membangun
citra positif.
1. Slogan
dan Tagline:
·
Contoh Slogan: "Kembali Kesegaranmu"
· Analisis: Slogan ini menyoroti pengalaman minum
Minute Maid Pulpy dengan menekankan pada sensasi daging buah (pulp) dan
kebaikan rasa yang dapat dirasakan oleh konsumen.
2. Deskripsi Produk:
·
Contoh Deskripsi Produk: "Minute Maid Pulpy, minuman buah
segar dengan serat alami dari jeruk asli."
·
Analisis: Deskripsi ini menekankan bahwa minuman
ini bukan hanya menyegarkan tetapi juga mengandung serat alami dari jeruk. Ini
dapat menarik konsumen yang mencari minuman buah dengan nilai gizi tambahan.
3. Manfaat Produk:
·
Contoh Manfaat Produk: "Dengan kandungan buah yang tinggi,
Minute Maid Pulpy membantu menjaga kesehatan dan memberikan rasa jeruk alami
setiap saat."
·
Analisis: Pernyataan ini menyoroti manfaat
kesehatan dari konsumsi Minute Maid Pulpy dan menghubungkannya dengan rasa
jeruk alami.
4. Penawaran Khusus atau Promosi:
·
Contoh Penawaran Khusus: "Dapatkan diskon 20% untuk setiap
pembelian dua botol Minute Maid Pulpy."
·
Analisis: Penawaran khusus seperti diskon dapat
menciptakan dorongan untuk pembelian dan meningkatkan respons konsumen.
5. Branding dan Citra Merek:
·
Contoh Pernyataan Branding: "Minute Maid Pulpy, kelezatan
jeruk dalam setiap tegukan."
·
Analisis: Pernyataan ini membantu membangun citra
merek yang kuat dengan mengaitkan merek dengan kelezatan dan rasa jeruk yang
khas.
6. Panggilan untuk Tindakan:
·
Contoh Panggilan untuk Tindakan: "Rasakan kesegaran sekarang!
Temukan Minute Maid Pulpy di toko terdekat."
·
Analisis: Panggilan untuk tindakan ini mendorong
konsumen untuk segera mencoba produk dan memberikan arahan tentang di mana
produk dapat ditemukan.
A. C. MENGELOMPOKAN TEKS DAN CITRA YANG BEDASARKAN IKON INDEKS DAN SIMBOL
Dalam menganalisis teks dan citra iklan
Minute Maid Pulpy berdasarkan ikon, indeks, dan simbol, kita dapat menggunakan
konsep semiotika. Mari kita lihat beberapa elemen yang mungkin ada dalam iklan
dan cara mengelompokkannya:
1. Ikon:
·
Contoh ikon: Gambar jeruk yang jelas dan terlihat
segar.
· Analisis: Ikon ini secara visual
merepresentasikan buah utama yang digunakan dalam minuman, memberikan indikasi
kepada konsumen tentang rasa dan kandungan buah dalam produk.
2. Indexs:
· Contoh indeks: Botol berwarna orange dengan pulpa
(daging buah) yang terlihat di dalamnya.
· Analisi: Botol berwarna orange menciptakan
indeks warna jeruk, sedangkan pulpa yang terlihat memberikan indikasi visual
tentang kandungan buah dan tekstur minuman.
3. Simbol:
· Contoh simbol: Logo Minute Maid Pulpy.
· Analisis: Logo merek tersebut adalah simbol yang
merepresentasikan merek secara keseluruhan. Logo ini dapat menciptakan asosiasi
merek dan memberikan identitas visual yang khas.
4. Teks:
· Contoh teks: Slogan seperti "Lebih Terasa
Bulirnya" atau deskripsi produk yang menyatakan "minuman buah segar
dengan serat alami dari jeruk asli."
· Analisis: Teks ini menyediakan informasi verbal
yang memperkuat pesan visual. Slogan seperti Penuh Sensasi Bulirnya"
menggunakan kata-kata untuk menciptakan gambaran sensorik bagi konsumen.
5. Warna
· Contoh warna: Warna orange yang dominan.
· Analisi: Warna orange dapat menjadi simbol merek
dan ikon yang menciptakan asosiasi dengan jeruk. Ini menciptakan pemahaman
cepat tentang rasa produk.
6. Komposisi Visual
· Contoh komposisi visual: Penempatan jeruk segar di sekitar botol
atau gambar buah-buahan lainnya yang memberikan suasana segar dan alami.
· Analisis: Komposisi visual dapat menjadi simbol untuk kesegaran dan keaslian buah-buahan yang digunakan dalam minuman tersebut.
BAB
IV
KESIMPULAN
Minute Maid Pulpy Orange bukan merupakan
Top of Mind dari berbagai
merek produk minuman sari buah. Namun
Minute Maid Pulpy Orange sangat dikenal baik oleh responden sebagai produk
minuman sari buah dengan bulir didalamnya. merek yang terbentuk terhadap merek
Minute Maid Pulpy Orange berdasarkan jumlah bobot tertinggi yaitu Minute Maid
Pulpy Orange adalah minuman sari buah yang berkualitas. Makna sesungguhnya
dalam iklan Pulpy Orange yaitu menumbuhkan semangat dan mengembalikan kesegaran
diri saat mengkonsumsi Pulpy Orange sehingga membuat saling percaya diri dan
berbuat kebaikan membantu sesama. Minute Maid dikomunikasikan berbeda pada
iklan yaitu dengan menggunakan tagline “Kembalikan Kesegaranmu”. Kalimat
“kembalikan kesegaranmu” mengindikasikan produk Minute Maid tidak perlu
diperkenalkan lagi namun mengarah kepada conviction untuk meyakinkan konsumen
membeli produk tersebut sehingga diharapkan adanya action konsumen membeli
produk dan mendapat kesegaran tubuhnya kembali.
KESIMPULAN
Minute Maid Pulpy Orange bukan merupakan
Top of Mind dari berbagai
merek produk minuman sari buah. Namun
Minute Maid Pulpy Orange sangat dikenal baik oleh responden sebagai produk
minuman sari buah dengan bulir didalamnya. merek yang terbentuk terhadap merek
Minute Maid Pulpy Orange berdasarkan jumlah bobot tertinggi yaitu Minute Maid
Pulpy Orange adalah minuman sari buah yang berkualitas. Makna sesungguhnya
dalam iklan Pulpy Orange yaitu menumbuhkan semangat dan mengembalikan kesegaran
diri saat mengkonsumsi Pulpy Orange sehingga membuat saling percaya diri dan
berbuat kebaikan membantu sesama. Minute Maid dikomunikasikan berbeda pada
iklan yaitu dengan menggunakan tagline “Kembalikan Kesegaranmu”. Kalimat
“kembalikan kesegaranmu” mengindikasikan produk Minute Maid tidak perlu
diperkenalkan lagi namun mengarah kepada conviction untuk meyakinkan konsumen
membeli produk tersebut sehingga diharapkan adanya action konsumen membeli
produk dan mendapat kesegaran tubuhnya kembali.
.jpeg)

22 Komentar
Sangat mudah dimengerti
BalasHapusPenjelasan yang menarik dan mudah di pahami, semangat!!
BalasHapussangat mudah dipahami
BalasHapusKerek kak, penjelasan nya sangat menarik dan mudah dipahami, semangatt kak👍
BalasHapuskeren dan sangat mudah dipahami
BalasHapusSangat keren dan mudah di pahami, semangat terus kak
BalasHapusPemaparan materinya runtut dan jelas.
BalasHapussangat bagus materinya
BalasHapusPenjelasan sangat mudah dimengerti dan sangat menarik
BalasHapuspenjelasan mudah di mengerti dan penempatan kata yang lumayan oke
BalasHapusAnalisa nya bagus, data yang ditampilkan juga mudah dipahami dan lengkap
BalasHapusilmu nya bermanfaat, terima kasih. semangat uas nya
BalasHapusmasyallah
BalasHapusmudah di mengerti!!
BalasHapusanalisisnya bagus!
BalasHapustulisannya baguss bermanfaat mudah dimengerti
BalasHapuspenulisan yang jelas
BalasHapuswah penelitiannya bagus dan sistematika penyusunannya juga sudah bagus
BalasHapuskerja bagus
BalasHapuskerenn kak
BalasHapusMantap ban
BalasHapusbagus sekali ka terimakssih atas ilmunya
BalasHapus