Analisis Semiotika dalam Iklan Minute Maid Pulpy

 

 

BAB 1

PENDAHULUAN

A.   LATAR BELAKANG

Minute Maid adalah lini produk minuman yang memproduksi brand minuman jus segar selama lebih dari 60 tahun. Minute Maid berkomitmen untuk selalu menghadirkan minuman jus berkualitas penuh nutrisi dengan rasa yang disukai semua orang. Minute Maid sendiri baru masuk ke Indonesia pada tahun 2008 dengan meluncurkan produk Minute Maid Pulpy rasa orange yang diproduksi PT. Coca-Cola Bottling Indonesia. Produk minuman ini memiliki kesegaran rasa jeruk dan bulir (pulp) jeruk asli yang lezat dan dikemas dalam botol PET yang unik. (Membuat Jus Selama Lebih dari 60 Tahun, n.d.).

Selama 10 tahun ini, Minute Maid semakin berkembang dengan adanya 5 produk, yaitu Pulpy, Fruit Bite, Homestyle, Refresh, dan Nutriboost. Pada bulan September 2016, Minute Maid Pulpy hadir dengan label baru, yaitu bulir jeruk yang lebih banyak dan lebih terasa bulirnya dibandingkan dengan yang sebelumnya dengan slogan "Sensasi Bulirnya Melimpah". Peluncuran produk-produk baru dari Minute Maid menggunakan media promosi agar dapat dikenalkan kepada masyarakat. Media promosi ini dapat berupa poster maupun iklan di televisi. Selama 1 dekade ini, Minute Maid telah mengeluarkan berbagai jenis iklan setiap tahunnya dengan konsep yang berbeda untuk mengenalkan produk barunya, maupun untuk mempromosikan produk lamanya kembali. Setiap iklan yang diluncurkan tentu memiliki tujuan. Unsur-unsur visual yang diberikan juga harus mampu menarik minat masyarakat untuk berpikir dan mengambil suatu tindakan. Hal ini menarik untuk diteliti untuk mengetahui tujuan iklan Minute Maid Pulpy ini, Bagaimana unsur visual poster dan iklan Minute Maid Pulpy secara denotative, serta apa makna yang sesungguhnya terkandung dalam iklan Minute Maid Pulpy?



 

BAB 2

LANDASAN TEORI


A.A.   PENGERTIAN IKLAN

Iklan merupakan bagian dari komunikasi karena pada dasarnya iklan merupakan proses penyampaian pesan. Pesan tersebut berisi informasi tentang suatu produk baik barang maupun jasa. Iklan disampaikan secara persuasi dan bertujuan untuk memengaruhi khalayak. Maka, biasanya iklan disampaikan melalui media massa baik cetak maupun elektronik agar dapat diterima oleh khalayak luas secara serempak. Dapat dikatakan pula iklan merupakan jenis komunikasi nonpersonal, senada dengan beberapa definisi iklan berikut ini.

 

1. Iklan adalah komunikasi komersial dan nonpersonal tentang sebuah organisasi dan produk-produknya yang ditransmisikan ke suatu khalayak target melalui media yang bersifat massal, seperti televisi, radio, koran, majalah, direct mail, reklame luar ruang, atau kendaraan umum (Lee dan Johnson, 2007: 3).

 

2. Iklan adalah salah satu bentuk komunikasi yang terdiri atas informasi dan gagasan tentang suatu produk yang ditujukan kepada khalayak secara serempak agar memperoleh sambutan baik, iklan berusaha untuk memberikan informasi, membujuk dan meyakinkan (Sudiana, 1986: 1).

Banyak jenis iklan yang masing-masing memiliki karakte ters dan konsep kreatif pesan del Sabu tersebut dapat diterima khalayak. Dalam produksi iklan perstitions yang obsesif dan hasrat untuk membuat setiap detail terlihat benar dan real. Proses produksi iklan selalu diwarna dengan uplikasi dan idealisasi. Menurut Marchand, tidak ada iklan yang ingin menangkap kehidupan seperti apa adanya, tetapi selalu ada maksud untuk memotret ideal-ideal sosial, dan merepresentasikan sebagai sesuatu yang normatif, seperti kebahagiaan, kepuasan (Noviani, 2002:58).

 

Dapat juga dikatakan bahwa iklan merupakan salah satu bentuk komunikasi massa yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana promosi untuk menawarkan barang dan jasa saja, tetapi mengalami perluasan fungsi, yaitu menjadi alat untuk menanamkan makna simbolik melalui bahasa dan visualisasi dalam pesan iklan. Sesuai dengan karakternya, iklan merupakan potret realitas yang ada di masyarakat sehingga dapat menyebarkan nilai-nilai sosial, budaya, politik, dan sebagainya.

 

Di belakang iklan yang baik terdapat sebuah konsep kreatif, sebuah ide besar yang membuat pesannya menjadi berbeda, merebut perhatian, dan mudah diingat. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam hal konsep kreatif iklan adalah sebagai berikut.

 

1. Teknik Memproduksi Ide

Ide untuk melupakan pekerjaan dan membiarkan pikiran bawah sadar merenungkan gagasan-gagasan merupakan hal yang khas dalam proses penulisan kreatif.

 

2. Pemikiran Lateral

Sebuah proses pemunculan gagasan lain yang digunakan secara luas sekarang ini adalah pemikiran lateral. Proses ini mengeksplorasi hubungan-hubungan baru, memecahkan pola- pola pemikiran mapan untuk membangkitkan gagasan-gagasan baru dan melepaskan cara-cara pemikiran lama karena gagasan gagasan dijungkirbalikkan dan didapatkan dalam cara-cara baru Konsep ini disebut cara berpikir keluar dari thinking).

 

3. Bercerita

Iklan yang terbaik adalah berupa sebentuk pembicaraan berita iklan yang sangat persuasif dan memiliki seluruh komponen sebuah cerita pendek. Iklan tersebut memperkenalkan karakter- karakter, mengidentifikasikan keterangan dan permasalahan, mengembangkannya menuju konflik, kemudian menawarkan solusi, biasanya diberikan oleh produk atau jasa yang dipromosikan. Sebagian iklan televisi terbaik dapat disebut berupa lirik. Iklan semacam ini memiliki kualitas puitis yang menyiarkan kisah-kisah legenda atau mitos yang akrab dengan budaya khalayak target ke dalam spot-spot seringkas 15 detik (Lee dan Johnson, 2007: 170- 174).

Memaknai sebuah pesan terkadang tidak sama antara satu orang dengan orang lainnya. Terkadang pesan iklan dibuat sedemikian unik sebagai bentuk kreativitas pembuatnya, yang justru hanya berupa representasi suatu fenomena yang harus dimaknai oleh penonton atau olitik pembaca iklan tersebut. Dalam kaitannya dengan semiotika, iklan dapat dimaknai menggunakan teori dan metode semiotika


A.   B. PENGERTIAN PERIKLANAN

a.    Pengertian Periklan

Periklanan adalah suatu bentuk komunikasi pemasaran yang dirancang untuk menyampaikan pesan promosi kepada target audiens dengan tujuan mempengaruhi perilaku mereka. Tujuan utama periklanan adalah mempromosikan, meningkatkan kesadaran, dan memotivasi konsumen untuk mengambil tindakan tertentu terkait produk, layanan, merek, atau ide yang diiklankan.

Berikut adalah beberapa poin kunci yang merangkum pengertian periklanan:

1.    Komunikasi Pemasaran: Periklanan merupakan bentuk komunikasi pemasaran yang bertujuan untuk menyampaikan pesan yang dirancang secara strategis untuk mencapai tujuan bisnis tertentu

2.    Target AudiensPesan periklanan ditujukan kepada target audiens atau konsumen potensial yang diidentifikasi sebagai pasar yang relevan untuk produk atau layanan yang diiklankan.

3.    Media:  Pesan periklanan dapat disampaikan melalui berbagai media, termasuk media cetak (seperti surat kabar dan majalah), media elektronik (seperti radio dan televisi), media online (seperti iklan di internet), media luar ruang (seperti billboard), dan lain sebagainya.

4.    Tujuan Pemasaran: Tujuan periklanan dapat bervariasi, termasuk meningkatkan penjualan, membangun kesadaran merek, meningkatkan preferensi konsumen, mengenalkan produk baru, atau menciptakan citra positif.

5.    Kreativitas Desain: Periklanan sering kali melibatkan elemen kreatif seperti desain grafis, penulisan copy, dan penggunaan elemen visual untuk menarik perhatian audiens.

6.    Branding: Periklanan berkontribusi pada proses branding dengan menciptakan dan memperkuat identitas merek melalui pesan dan citra yang disampaikan.

7.    Biaya Dan ROI: Pengembangan dan penempatan iklan melibatkan biaya tertentu, dan keberhasilan kampanye sering diukur dengan Return on Investment (ROI) atau metrik lainnya yang relevan.

8.    Panggilan Untuk Tindakan: Banyak iklan mencakup panggilan untuk tindakan yang mendorong konsumen untuk melakukan sesuatu, seperti membeli produk, mengunjungi situs web, atau mendaftar untuk penawaran khusus.

Periklanan merupakan bagian integral dari strategi pemasaran suatu perusahaan atau organisasi untuk mencapai tujuan bisnisnya dan membangun hubungan dengan konsumen


b.    Pengertian iklan menurut para ahli

1.    Menurut Philip Kotler (2008). Periklanan adalah semua bentuk terbayar dari presentasi nonpribadi dan promosi ide, barang, atau jasa oleh sponsor tertentu. Menurut Philip Kotler (2008). Periklanan adalah semua bentuk terbayar dari presentasi nonpribadi dan promosi ide, barang, atau jasa oleh sponsor tertentu.

2.    Menurut Monle Lee dan Carla Johnson (2004). Periklanan adalah komunikasi komersil dan nonpersonal tentang sebuah organisasi dan produk-produknya yang ditransaksikan ke suatu khalayak target melalui media bersifat massal seperti televisi, radio, koran (surat kabar), majalah, direct mail (pengeposan langsung), reklame luar ruangan, atau kendaraan umum

3.    Tujuan periklanan menurut Kotler dan Armstrong (2008 :151), dalam buku prinsip-prinsip pemasaran adalah tugas komunikasi spesifik yang dicapai dengan pemirsa sasaran tertentu selama periode waktu tertentu, dan selanjutnya akan dijelaskan fungsi-fungsi dari periklanan


A.   C. TEORI SEMIOTIKA YANG DIGUNAKAN

Menurut Frank Jefkins (1997, 245) prinsip dasar desain yang diterapkan pada media iklan adalah hukum layout desain, yaitu : Hukum Kesatuan, Hukum Keberagaman, Hukum Keseimbangan, Hukum Ritme, Hukum Harmoni, Hukum Proporsi, Hukum Skala dan Hukum Penekanan (Sopari, 2010).

  •        Hukum Kesatuan (Law of Unity) Semua bagian layout harus menyatu untuk membentuk keseluruhan layout.
  •          Hukum Keberagaman Dalam suatu layout harus ada sesuatu yang kontras atau perbedaan yang mencolok.
  •           Hukum Keseimbangan Keseimbangan optis misalnya headline menempati sepertiga bagian dan teks bacaan menempati dua per tiganya.
  •          Hukum Ritme/Irama Media iklan harus menimbulkan kesan gerakan sehingga mata pembaca dapat dibawa dan diarahkan ke seluruh bagian (visual hierarchy).
  •          Hukum Harmoni Berbagai macam bentuk, bangun, warna, tekstur, dan elemen lain disusun secara seimbang dalam suatu komposisi agar enak dipandang.
  •         Hukum Proporsi

              Jenis huruf yang digunakan harus sesuai dengan lebarnya naskah.

  • ·          Hukum Skala (Law of Scale)
  • Jarak penglihatan (visibility) tergantung pada skala tone dan warna.
  • ·          Hukum Penekanan
  •     Emphasize salah satu bagian yang ingin ditonjolkan.

Teori Semiotik (Unsur Visual dan Makna yang Terkandung)

 Semiotik adalah ilmu yang mempelajari tanda dalam kehidupan manusia. Semua yang hadir dalam kehidupan dilihat sebagai tanda, sesuatu yang harus diberi makna. Konsep tanda digunakan untuk melihat makna yang muncul. Tanda adalah kesatuan dari suatu bentuk penanda (signifier) dengan sebuah ide/penanda (signified). Semiotik dapat diterapkan dalam berbagai bidang kehidupan. (Lantowa, Marahayu, & Khairussibyan, 2017). Menurut Charles Sander Peirce, kehidupan manusia dicirikan oleh adanya pencampuran tanda. Manusia hidup dengan berkomunikasi sehari-hari. Dalam keberlangsungan komunikasi tersebut manusia saling bertukar tanda, baik secara verbal maupun non-verbal. Selain bertukar tanda, manusia juga melakukan penafsiran dari tanda itu sendiri (Danesi, 2004).


Ikon adalah tanda yang mengandung kemiripan rupa sehingga dapat dikenali oleh pemakainya (Budiman, 2004). Persepsi manusia berpengaruh dalam penafsiran dan pembentukan ikon ini. Sedangkan Indeks adalah tanda yang berkaitan dengan hal kasual-mewakili sumber acuan dengan cara mengaitkannya secara eksplisit atau implisit (Danesi, 2004). Indeks memiliki 3 jenis, takni indeks ruang, indeks temporal, dan indeks persona.Serta simbol adalah tanda yang berkaitan dengan penanda dan petandanya. Simbol merupakan tanda yang telah disepakati oleh para penanda sebagai acuan umum. Menurut Roland Barthes, semiotika memiliki beberapa konsep inti, yaitu signification, denotation dan connotation, dan metalanguage atau myth. Signification merupakan sebuah proses yang berupa tindakan, mengikat signifier dan signified dan menghasilkan sebuah tanda. Denotation adalah tingkatan pertama dari signification yang terdiri atas signifier dan signified. Denotation merupakan apa yang dipikirkan, bersifat tetap, dan memiliki makna secara universal. Sedangkan connotation adalah tingkat kedua dari signification yang berisi perubahan makna atau bukan makna sesungguhnya. Myth adalah signification dalam tingkatan connotation. Mitos merupakan sebuah tanda dalam sistem pertama yang menjadi signifier pada sistem kedua. Menurut Barthes, tanda adalah sistem pertama, atau bahasa, sebagai bahasa obyek, dan mitos sebagai metalanguage.



BAB 3

ANALISA IKLAN





A.   A. MENDEFINISIKAN OBJEK IKLAN

Minute Maid Pulpy adalah merek minuman buah yang sering menggunakan objek iklan berupa botol berwarna orange dan gambar jeruk sebagai bagian dari identitas visualnya. Berikut adalah identifikasi objek iklan Minute Maid Pulpy berdasarkan deskripsi yang Anda berikan:

1.                           1. Objek iklan

  •        Botol Bewarna Orange : Botol berwarna orange menjadi elemen visual penting dalam iklan Minute Maid Pulpy. Warna orange mencerminkan warna jeruk, yang sesuai dengan rasa minuman buah yang diiklankan. 
  •      Gambar Jeruk :Gambar jeruk seringkali menjadi ikon atau elemen dekoratif utama dalam iklan Minute Maid Pulpy. Jeruk mewakili bahan utama dalam minuman buah tersebu

1.                            2. Makna Dan Asosiasi

·        Kesegaran Rasa Jeruk: Botol berwarna orange dan gambar jeruk menciptakan asosiasi dengan kesegaran dan rasa jeruk alami. Ini dapat membangkitkan citra buah-buahan segar dan memberikan kesan bahwa minuman ini memiliki kandungan buah yang tinggi.

·        Kemasan menarik: Botol berwarna orange dapat dianggap sebagai bagian dari strategi kemasan yang menarik perhatian konsumen di rak toko. Warna yang cerah dapat menjadi faktor pembeda dan membedakan produk di pasar.


1.                                3. Pesan Pemasaran

  •      Minuman Buah Berkualitas Tinggi Melalui penggunaan botol berwarna orange dan gambar jeruk, iklan Minute Maid Pulpy mungkin ingin menyampaikan pesan bahwa minuman ini terbuat dari buah-buahan berkualitas tinggi dan memberikan rasa jeruk yang autentik.
  •        Kesesuisan Dengan Keseleraan Konsumen: Visual botol orange dan gambar jeruk juga dapat menarik konsumen yang mencari minuman buah dengan rasa dan kesegaran jeruk yang alami.

A.   B. MENGANALISA TEKS DALAM IKLAN

Analisis semacam ini membantu memahami bagaimana teks iklan dirancang untuk mencapai tujuan pemasaran tertentu, seperti meningkatkan kesadaran merek, memotivasi pembelian, atau membangun citra positif.

1.    Slogan dan Tagline:

·         Contoh Slogan: "Kembali Kesegaranmu"

·    Analisis: Slogan ini menyoroti pengalaman minum Minute Maid Pulpy dengan menekankan pada sensasi daging buah (pulp) dan kebaikan rasa yang dapat dirasakan oleh konsumen.


2.    Deskripsi Produk:

·         Contoh Deskripsi Produk: "Minute Maid Pulpy, minuman buah segar dengan serat alami dari jeruk asli."

·         Analisis: Deskripsi ini menekankan bahwa minuman ini bukan hanya menyegarkan tetapi juga mengandung serat alami dari jeruk. Ini dapat menarik konsumen yang mencari minuman buah dengan nilai gizi tambahan.

3.    Manfaat Produk:

·         Contoh Manfaat Produk: "Dengan kandungan buah yang tinggi, Minute Maid Pulpy membantu menjaga kesehatan dan memberikan rasa jeruk alami setiap saat."

·         Analisis: Pernyataan ini menyoroti manfaat kesehatan dari konsumsi Minute Maid Pulpy dan menghubungkannya dengan rasa jeruk alami.

4.    Penawaran Khusus atau Promosi:

·         Contoh Penawaran Khusus: "Dapatkan diskon 20% untuk setiap pembelian dua botol Minute Maid Pulpy."

·         Analisis: Penawaran khusus seperti diskon dapat menciptakan dorongan untuk pembelian dan meningkatkan respons konsumen.

5.    Branding dan Citra Merek:

·         Contoh Pernyataan Branding: "Minute Maid Pulpy, kelezatan jeruk dalam setiap tegukan."

·         Analisis: Pernyataan ini membantu membangun citra merek yang kuat dengan mengaitkan merek dengan kelezatan dan rasa jeruk yang khas.

6.    Panggilan untuk Tindakan:

·         Contoh Panggilan untuk Tindakan: "Rasakan kesegaran sekarang! Temukan Minute Maid Pulpy di toko terdekat."

·         Analisis: Panggilan untuk tindakan ini mendorong konsumen untuk segera mencoba produk dan memberikan arahan tentang di mana produk dapat ditemukan.


A.   C. MENGELOMPOKAN TEKS DAN CITRA YANG BEDASARKAN IKON INDEKS DAN SIMBOL

Dalam menganalisis teks dan citra iklan Minute Maid Pulpy berdasarkan ikon, indeks, dan simbol, kita dapat menggunakan konsep semiotika. Mari kita lihat beberapa elemen yang mungkin ada dalam iklan dan cara mengelompokkannya:

1.    Ikon:

·         Contoh ikon: Gambar jeruk yang jelas dan terlihat segar.

·  Analisis: Ikon ini secara visual merepresentasikan buah utama yang digunakan dalam minuman, memberikan indikasi kepada konsumen tentang rasa dan kandungan buah dalam produk.

2.    Indexs:

·    Contoh indeks: Botol berwarna orange dengan pulpa (daging buah) yang terlihat di dalamnya.

·        Analisi: Botol berwarna orange menciptakan indeks warna jeruk, sedangkan pulpa yang terlihat memberikan indikasi visual tentang kandungan buah dan tekstur minuman.

3.    Simbol:

·        Contoh simbol: Logo Minute Maid Pulpy.

·      Analisis: Logo merek tersebut adalah simbol yang merepresentasikan merek secara keseluruhan. Logo ini dapat menciptakan asosiasi merek dan memberikan identitas visual yang khas.

4.    Teks:

·    Contoh teks: Slogan seperti "Lebih Terasa Bulirnya" atau deskripsi produk yang menyatakan "minuman buah segar dengan serat alami dari jeruk asli."

·   Analisis: Teks ini menyediakan informasi verbal yang memperkuat pesan visual. Slogan seperti Penuh Sensasi Bulirnya" menggunakan kata-kata untuk menciptakan gambaran sensorik bagi konsumen.

5.    Warna

·        Contoh warna: Warna orange yang dominan.

·  Analisi: Warna orange dapat menjadi simbol merek dan ikon yang menciptakan asosiasi dengan jeruk. Ini menciptakan pemahaman cepat tentang rasa produk.

6.    Komposisi Visual

·    Contoh komposisi visual: Penempatan jeruk segar di sekitar botol atau gambar buah-buahan lainnya yang memberikan suasana segar dan alami.

·  Analisis: Komposisi visual dapat menjadi simbol untuk kesegaran dan keaslian buah-buahan yang digunakan dalam minuman tersebut.



BAB IV

KESIMPULAN

Minute Maid Pulpy Orange bukan merupakan Top of Mind dari berbagai

merek produk minuman sari buah. Namun Minute Maid Pulpy Orange sangat dikenal baik oleh responden sebagai produk minuman sari buah dengan bulir didalamnya. merek yang terbentuk terhadap merek Minute Maid Pulpy Orange berdasarkan jumlah bobot tertinggi yaitu Minute Maid Pulpy Orange adalah minuman sari buah yang berkualitas. Makna sesungguhnya dalam iklan Pulpy Orange yaitu menumbuhkan semangat dan mengembalikan kesegaran diri saat mengkonsumsi Pulpy Orange sehingga membuat saling percaya diri dan berbuat kebaikan membantu sesama. Minute Maid dikomunikasikan berbeda pada iklan yaitu dengan menggunakan tagline “Kembalikan Kesegaranmu”. Kalimat “kembalikan kesegaranmu” mengindikasikan produk Minute Maid tidak perlu diperkenalkan lagi namun mengarah kepada conviction untuk meyakinkan konsumen membeli produk tersebut sehingga diharapkan adanya action konsumen membeli produk dan mendapat kesegaran tubuhnya kembali.

 





 


KESIMPULAN

Minute Maid Pulpy Orange bukan merupakan Top of Mind dari berbagai

merek produk minuman sari buah. Namun Minute Maid Pulpy Orange sangat dikenal baik oleh responden sebagai produk minuman sari buah dengan bulir didalamnya. merek yang terbentuk terhadap merek Minute Maid Pulpy Orange berdasarkan jumlah bobot tertinggi yaitu Minute Maid Pulpy Orange adalah minuman sari buah yang berkualitas. Makna sesungguhnya dalam iklan Pulpy Orange yaitu menumbuhkan semangat dan mengembalikan kesegaran diri saat mengkonsumsi Pulpy Orange sehingga membuat saling percaya diri dan berbuat kebaikan membantu sesama. Minute Maid dikomunikasikan berbeda pada iklan yaitu dengan menggunakan tagline “Kembalikan Kesegaranmu”. Kalimat “kembalikan kesegaranmu” mengindikasikan produk Minute Maid tidak perlu diperkenalkan lagi namun mengarah kepada conviction untuk meyakinkan konsumen membeli produk tersebut sehingga diharapkan adanya action konsumen membeli produk dan mendapat kesegaran tubuhnya kembali.


 

 


Posting Komentar

22 Komentar

  1. Penjelasan yang menarik dan mudah di pahami, semangat!!

    BalasHapus
  2. Kerek kak, penjelasan nya sangat menarik dan mudah dipahami, semangatt kak👍

    BalasHapus
  3. keren dan sangat mudah dipahami

    BalasHapus
  4. Sangat keren dan mudah di pahami, semangat terus kak

    BalasHapus
  5. Pemaparan materinya runtut dan jelas.

    BalasHapus
  6. Penjelasan sangat mudah dimengerti dan sangat menarik

    BalasHapus
  7. penjelasan mudah di mengerti dan penempatan kata yang lumayan oke

    BalasHapus
  8. Analisa nya bagus, data yang ditampilkan juga mudah dipahami dan lengkap

    BalasHapus
  9. ilmu nya bermanfaat, terima kasih. semangat uas nya

    BalasHapus
  10. tulisannya baguss bermanfaat mudah dimengerti

    BalasHapus
  11. wah penelitiannya bagus dan sistematika penyusunannya juga sudah bagus

    BalasHapus
  12. bagus sekali ka terimakssih atas ilmunya

    BalasHapus